23 Des 2016

Senjakala Bumiputera

Sulit membayangkan sebuah perusahaan besar sekelas Bumiputera diberitakan masuk dalam pengawasan OJK. Padahal tahun 2015 lalu ratio RBC mereka masih hijau diatas 120%. Muncul beberapa analisa yang mengaitkan kondisi keuangan perusahaan dgn prilaku para karyawannya. Di bisnis asuransi permainan premi dan klaim sering menjadi ladang bisnis para agen dan karyawan.
Otoritas Jasa Keuangan membentengi Bank dan Asuransi dgn ratio minimal. Di Bank dikenal dengan istilah CAR (capital adequency ratio) atau ratio kecukupan modal, minimal 8%. Singkatnya begini bahwa perbandingan antara modal suatu bank terhadap asetnya (bobot berdasarkan rationya) minimal 8%. Perhitungan agak rumit karena aset punya bobot. Logika sederhananya (semoga gak salah) setiap rupiah dana kita dibank itu diakui sebagai aset bank, semakin banyak tabungan maka bank mesti menyiapkan tambahan modal minimal 8%.
Kalau di Asuransi di kenal dengan istilah RBC (Risk Based Capital) atau resiko kecukupan modal yah miriplah dengan bank tadi. RBC asuransi minimal 120%, artinya aset perusahaan 120% lebih banyak dari jumlah klaim. Persoalan timbul ketika mereka bermain main dengan laporan keuangan. Nilai aset dan modal sengaja dipermak cantik.
Salah satu cases yg terjadi pada salah satu asuransi umum syariah yg melaporkan nilai RBC nya pernah dilaporkan diangka 120%, nilai minimal dikatakan sehat. Kemudian bbrapa tahun masuk menjadi bagian sejarah sebagai asuransi umum syariah pertama dan harus di tutup. Contoh yg paling memalukan adalah kasus Lehman Brother dan Enron Corporation di USA, perusahaan memanupulatif laporan keuangannya dan keduanya meninggalkan kepahitan terhadap ratusan ribu karyawan, bangkrut ditengah pamor yg melejit.
Untuk perusahaan non keuangan ada yg dikenal dgn 4 ratio untuk melihat sehat atau sakitnya perusahaan. Salah satunya ratio solvabilitas yaitu kemampuan perusahaan untuk membayar semua kewajibannya apabila dilikuidasi. Salah satu rumus yg dipakai adalah Debt to equity ratio atau ratio utang terhadap modal, srandar industri beda beda bisa 90% bisa 75% tapi semakin kecil berarti semakin sehat. Perusahaan ibarat tubuh ada cek kesehatannya.
Kembali ke judul, Setidaknya ada 3 analisa yg membuat Bumiputera (asuransi tertua di indonesia) seperti skrg:
1. Gempuran asuransi asing dgn modal dan sistem manajemen yg hebat disinyalir jadi biang keroknya. Dengan jumlah penduduk 250 juta lebih, Indonesia adalah pasar asuransi yg menggiurkan.
2. Pemilihan investasi yang salah, bisnis asuransi adalah bisnis mengelola dana pihak ketiga untuk ditaruh dibanyak instrumen investasi baik saham maupun unit link. Salah memilihnya berarti kiamat.
3. Masalah internal, keengganan melakukan perubahan dan moral hazard adalah bom waktu kehancuran sebuah perusahaan. Di bisnis asuransi, belajar dan melakukan perubahan adalah senyawa kehidupan. Tiada salahnya menduplikasi kesuksesan asuransi besar seperti Prudential dengab sistem agencynya. Itu pula yg membuat salah satu asuransi jiwa syariah besar bisa tetap eksis karena memakai sistem agency.
****
Apakah nasib Bumiputera mengikuti nasib Bumi Asih? Waktu yang menjawab semuanya. Namun lonceng kematian semakin nyaring terdengar, nasib 6 juta nasabah menjadi taruhannya. Kali ini pemerintah hati hati mengambil langkah, tragedi Bank Century tentu tdk ingin terulang kembali.
Ditengah ekonomi melambat kabar tsb menambah PR pemerintah. Tentu kita berharap semuanya berakhir manis. Tetapi jangan takut berasuransi, pastikan memilih asuransi yg tepat. Kalau anda muslim dan anti riba pilihlah asuransi syariah.
Salam

Sari Roti..Roti..Sari Roti

Produk Sari Roti (Foto:Pojoksamber.com)
Anda yg tinggal di perkotaan tidak asing dgn jingle diatas. Yah, hampir tiap hari penjual roti keliling tsb berkeliling perumahan atau kompleks memasarkan rotinya. Saat awal awal tiba di Balikpapan, saya kesulitan menemukan roti merek ini. Mungkin karena minimarket besar yg menjadi pasar jualan roti ini tdk banyak dijumpai di kota Balikpapan.
Oke...cukup basi basinya, kita ke topik utama.
Dalam 2 hari ini gencar seruan untuk memboikot sari roti, alasannya karena di website sari roti tdk ingin disebut terlibat langsung dalam aksi 212. Sari roti berusaha berdiri netral bahkan sebenarnya di poin2 awal mereka menyemangati aksi super damai tsb.
Perlukah aksi boikot tsb!
Sebelumnya mari kita lihat siapa pemilik Sari roti, sari roti merupakan branding dari perusahaan PT. Nippon Indosari Corporindo, dari namanya mungkin kita mengira2 bahwa pemiliknya dari Nippon, ehm mari lihat komposisi sahamnya...sebagian besar saham justru dimiliki perusahaan lokal yaitu PT. Indoritel Makmur Internasional sekitar 31%. Siapa Indoritel tsb, Indoritel merupakan anak dari Indomarco Pristama (Indomaret). Kalau menyebut Indomaret pasti sdh tahu siapa dibalik bisnis Indomaret?
Indomaret merupakan satu bagian korporasi besar dibawah payung Salim Group, pemiliknya pernah menjadi orang paling kaya di Indonesia. Bbrapa usahanya yg mentereng seperti indofood yg merupakan perusahaan mie instan terbesar di dunia dan Bogasari perusahaan terigu terbesar di Indonesia. Dari tepung terigu (Bogasari) dibuat lah mie instan (indofood) dan roti (sari roti). Sebenarnya masih banyak lagi bisnis salim group.
Pemilik saham terbesar kedua adalah Bonlight Investment Limited (25%), kantor pusatnya ada di British Virgin Island itu di sekitar laut Karibia. Pemilik ketiga adalah perusahaan Jepang selain itu Sari roti dimiliki oleh publik (34%).
Kita berandai andai saja, jika seruan boikot ini berhasil dan membuat sari roti tamat apa yg kemudian terjadi? Para owner tinggal menjual aset mereka, bikin usaha yg baru atau yang lain..intinya mereka tdk akan kelaparan, wong bisnis mereka menggurita, kekayaannya tidak habis 7 turunan. Yg menyedihkan nasib buruh yg tersebar di bbrapa kota seperti Medan, Semarang, Pasuruan, Jakarta dan Makassar.
Mereka yg pertama kena dampak PHK, anak anak mereka terancam putus sekolah, biaya hidup terancam dan masalah lainnya. Anda tahu bahwa 80% lebih buruh tsb adalah saudara muslim kita. Entah apa pikiran mereka diluar sana, senggol dikit langsung emosi. Kalau investor enggan menanam modal di Indonesia yg rugi rakyat juga, rakyat itu banyak yg muslim lho.
Mungkin bagi anda tdk masalah, anda punya jamaah banyak bisa hidup dari ceramah sana sini tapi ribuan buruh muslim itu akan menangisi nasibnya, di matikan oleh saudara seimanya sendiri...mungkin agak berlebihan tapi begitulah realitas yg sering muncul. Jangan mudah terpancing, bersumbu pendek..dikit dikit boikot...kalau berani mau boikot, boikot itu facebook, whatsapp, iphone dll punya asing, pajak perusahaan mereka masuk di kas negara yg kalian sebut kafir.
Lebih baik jika seruan bernuansa positif misalnya ayo kerja karena itu bagian dari jihad dll. Yah sudah, mari berpikir bahwa persoalan bangsa semakin rumit jangan dibuat tambah rumit kalau tdk bisa membantu dgn kerja setidaknya bantulah dgn doa yg terbaik.
Salam

12 Nov 2016

Melawan Stagnansi Karir

Pada suatu kesempatan, saya bertemu dengan kawan lama, rupanya dia masih setia bekerja di perusahaan lama tempat kami sama-sama kerja, sudah belasan tahun dia bergumul dengan data. Pada awal-awal perkenalan kami, dia banyak bercerita tentang impiannya untuk kerja di perusahaan besar, intinya dia pengen kabur. Dan 12 tahun berlalu dia masih setia berada ditempat yang sama. Sedangkan saya sudah melintasi 6 perusahaan yang lain. Rupanya impiannya terbunuh oleh comfort zone yang dia temukan di perusahaan tersebut.
Di banyak tempat, saya sering menjumpai kawan kerja yang punya rasa yang sama dengan kawan diatas yaitu ingin kerja ditempat yang lebih bonafid, gaji tinggi dan jenjang karir bagus. Namun sayang kebanyakan dari mereka tidak punya nyali dan justru mereka menemukan fakta baru bahwa diluar sana pertarungan kursi kantoran semakin kejam. Pengangguran menggurita sedangkan lapangan kerja semakin dangkal.
Alasan gaji, nyaman dan karir seringkali jadi penyebab seseorang ingin kabur, saya sendiri pernah merasakan bahkan sampai 5 kali resign karena 3 alasan diatas. Alasan 1 dan 2 sangat subyektif bahasannya bakal panjang dan rumit. Nah alasan ke-3 lebih menantang untuk dijelaskan hehehe
Setidaknya ada 4 (empat) alasan yang menyebabkan karir stagnan  yaitu:
1. Jenjang karir yang melambat, ini bisa terjadi karena pegawai tersebut memang tidak layak dipromosikan yah kompetensi kerjanya kurang. Disini fungsi perusahaan melakukan coaching. Di beberapa kesempatan saya selalu bilang ke teman-teman untuk terus menambal kekurangan dengan menguasai banyak keahlian, saya bilang kalau ada waktu kamu belajarlah photosop atau corel draw itu lebih baik dari nonton film atau baca berita gosip.
2. Kurang bergaul, banyak yang tidak menyadari bahwa yang namanya personal branding itu penting. Kalau anda hanya dibelakang meja dan selalu menghindar bila ketemu boss, lalu bagaimana boss bisa sadar bahwa anda itu makhluk nyata bukan makhluk gaib hehehe..memang betul ada yg namanya KPI, namun seringkali angka-angka di KPI sangat normatif hanya berisi sekumpulan bilangan matematis. So mulai sekarang "jual diri" anda agar dikenal. Menulis juga satu cara kecil personal branding.
3. Seniority Error, dibanyak perusahaan berlaku sistem urut kacang artinya bahwa untuk posisi leader diberikan kepada karyawan senior. Hal ini berimbas pada antrian panjang. Sistem ini sering dipakai di negara Jepang, di negeri matahari terbit sulit menemukan anak muda pada level atas kebalikannya di negara barat. Apalagi perusahaan dengan skala kecil maka persaingan sangat ketat. Parahnya jika senior tersebut lambat melakukan inovasi kerja dan terkungkung dengan kebiasaan lama. Saya sering menemukan karyawan lama yang terlalu asyik dengan masa lalunya ketimbang terus membuka cakrawala berpikir, akh mungkin dia sudah lelah. Perusahaan perlu mempertimbangkan memilih seseorang dari sisi keahlian dan senioritas.
4. Mental Block, jika seseorang ditawari suatu posisi yang lebih tinggi dan dia memilih menolaknya, dan pada kesempatan kedua dia kehilangan kepercayaan dari pemimpin. Kegagalannya memanfaatkan momentum itu, entah dia sudah siap ataupun karena posisi tersebut tidak cocok menjadikan dia cenderung menjadi pendendam dan membuka alasan untuk pergi. Untuk mengatasi mental block diperlukan keterbukaan sikap pada atasan dan rekan kerja. Pernah suatu hari seorang kawan ditawari posisi kepala cabang, entah merasa belum pengalaman atau takut dengan tantangan dia memilih melepas peluang tersebut. Yang tersisa hanya penyesalan.
Jika anda yakin dengan kemampuan anda, kenapa mesti takut mencoba tantangan diluar sana yg bisa jadi lebih menggairahkan. Dari pada anda mengeluh sepanjang waktu. Ingat bahwa kerja adalah ibadah dan mengeluh saat ibadah bisa mengurangi nilai ibadah kita, benarkan! Jadi siapkah anda jadi pemenang ataukah bangga sebagai pecundang!


Balikpapan 08 Nov 2016

3 Okt 2016

Musuh - Musuh Erdogan


Recep Tayyip Erdogan melejit jadi idola baru pemimpin Islam di dunia, bisa dimaklumi semenjak Saddam, Khadafi hingga Osama lenyap, dunia islam kehilangan tokoh kharismatik. Berbeda dengan tiga tokoh diatas, Erdogan justru bersahabat dengan barat. Layaknya seorang sahabat, tidak jarang Erdogan bersikap kritis kepada sahabatnya, seperti ketika Erdogan mengkritik Shimon Perez, PM Israel, pada sesi acara di Forum Ekonomi Dunia tahun 2006. Walau penampilan Erdogan lebih mirip pria Eropa dengan stelan jas yang mengkilap tapi beliau bisa diterima oleh semua kelompok Islam termasuk mereka yang jenggotan, berjubah dan bercelana cingkrang.
Erdogan tidak bisa mengubah wajah Turki yang sekuler namun Erdogan mampu menyisipkan kehidupan islami kepada rakyat di negeri dua benua tersebut. Dan seperti dua sisi mata uang yang berbeda, Erdogan dipuji sekaligus dimusuhi oleh beberapa kelompok. Kehadiran Erdogan adalah ancaman nyata bagi mereka yang merasa kepentingan politik dan ekonominya terancam. Berikut daftar beberapa tokoh yang menjadi musuh Erdogan:
1. Fethullah Gülen(Turki) 
Sejak kudeta militer yang gagal namanya sering disebut-sebut oleh Pro Erdogan. Fethullah Gulen merupakan ulama Turki yang kini menetap di Saylorsburg, Pennsylvania, Amerika Serikat. Pria 75 tahun tersebut meninggalkan tanah airnya pada 1999. Bagi Erdogan, Gulen merupakan musuh dalam selimut yang tiap saat bisa melipat dalam guntingan. 
Dan musuh dari bekas kawan dekat itu jauh lebih berbahaya dari musuh dari luar negara. Gulen dikenal punya pandangan politik berhaluan islam, walau itu Gulen tidak anti sepenuhnya dengan sekulerisme. Erdogan dan Gulen menjadi musuh besar setelah pada 2013, Erdogan dan Partai Pembangunan dan Keadilan (AKP) yang berkuasa menuding Gulen merancang tuduhan korupsi yang menjerat sejumlah pejabat senior dan putra Erdogan. Dan perseteruan tersebut masih awet hingga sekarang.
2. Murat Karayilan ( Kurdi)
 Kurdi adalah bangsa tanpa negara. Dengan populasi 40 juta jiwa terserak di Turki, Irak, Suriah, dan Iran, bangsa Kurdi memimpikan sebuah negara Kurdi Raya. Satu bangsa, empat negara. Sejak lama bangsa Kurdi berperang dengan tentara Turki demi mewujudkan mimpi negara Kurdistan. Dalam kubu perlawanan terdapat banyak faksi, salah satunya adalah faksi Partai Pekerja Kurdi yang dipimpin oleh Murat Karayilan. Dalam beberapa kasus ledakan bom, Pemerintah Turki menuding PKK sebagai dalang utama. Kekhawatiran Turki di ambang kenyataan. Kurdi Suriah sedang membangun eksperimen negara Kurdi di sepanjang perbatasan Suriah dan Turki, yaitu Rojava. Kebangkitan Kurdi Suriah adalah ancaman bagi keutuhan negara Hagia Sofia.
3. Bashar al-Assad (Suriah) 
Konflik di Suriah menyeret Turki masuk kedalam lingkaran masalah. Bashar menuding Erdogan memberi jalan masuk bagi banyak pejuang ISIS dan kelompok Jihad lainnya memasuki Suriah. Di Turki, sudah menjadi rahasia umum kalau Partai Keadilan Pembangunan (AKP), partai yang menjadikan Erdogan sebagai presiden Turki, adalah salah satu partai yang mengusung cita-cita ideologi Ikhwanul Muslimin (IM). 
IM merupakan organisasi terlarang di Suriah. Para petinggi Ikhwanul Muslimin Suriah hidup dalam pengasingan di Turki. Ketika revolusi bersenjata meletus di Suriah, Ikhwanul Muslimin adalah salah satu kelompok yang ikut ambil bagian melawan pemerintah, mereka bergabung bersama kelompok Jihad Sunni. Misi lain Erdogan adalah untuk memberangus pasukan Kurdi Suriah yang selama ini dituding sebagai penyokong gerakan separatis Kurdi di Turki.
4. Abdul Fatah El-Sisi (Mesir) 
Kejengkelan Erdogan terhadap El-Sisi karena junta militer Mesir dibawah pimpinan El-Sisi menggulingkan Mohammad Mursi dari kuri Presiden Mesir yang sah. Seperti diketahui bahwa Mursi dan Erdogan merupakan bagian dari gerakan islamis, Ikhwanul Muslimin. Pemerintah Turki telah memutuskan hubungan bilateral dengan Mesir sejak meletus kudeta berdarah yang dilakukan El-Sisi. “Morsi adalah presiden yang dipilih 52 persen suara. Mereka (Mesir) harus membebaskannya,” kata Erdogan seperti dilansir republika, Jumat (10/4/2015). Beruntung jarak antara Turki dan Mesir cukup jauh, sehingga kontak senjata bisa terhindarkan. Namun munculnya gerakan separtis di semenanjung Sinai bisa menjadi pintu masuk Turki.
5. Vladimir Putin (Rusia) 
Berbicara konfik berdarah di Suriah tidak bisa lepas dari keberadaan pasukan Beruang Merah, Rusia. Dibawah Komando Vladiwir Putin, ribuan pasukan merah menyebrang ke negeri para Nabi, Suriah. Kedatangan Rusia digelanggang perang Suriah mengubah peta konflik senjata namun membuat meradang pihak Ankara. Erdogan yang sejak awal konflik mendukung gerakan anti Assad menjadi murka. 
Namun dibalik itu, Turki sangat bergantung dengan pasokan gas alam dari Rusia. Selain Rusia, pasukan gas alam terbesar diperoleh dari Iran. Celakanya dua negara ini adalah penyokong Rezim Assad musuh Erdogan. Yah, Erdogan mesti lihai memainkan catur kalau tidak mendapat masalah besar dari Rusia dan Iran.
******
Erdogan tidak perlu takut, dibelakang mereka berdiri aliansi militer terkuat didunia yaitu Amerika Serikat dan NATO. Menyerang satu negara NATO sama saja menyerang semua anggotanya. Selain sekutu baratnya, Erdogan mendapat simpatisan dari kelompok Jihad Hamas, negara Arab yang bergabung dalam aliansi Sunni, dan semua kaum muslimin sedunia yang terkagum atas keberanian Erdogan. Yah tentu, siapapun pemimpin Turki mesti bermental baja karena negara mereka berada dikawasan konflik, kalau tidak ingin Turki kembali menjadi orang sakit dari Eropa.

Salam.

30 Sep 2016

Matinya Nalar Sang Professor

Image result for marwah daud ibrahim

Mata saya menatap tajam pada layar TV, seorang tokoh intelektual muslimah sedang berkoar-koar memberi pembelaan, entah apa yang ada di benaknya hingga mau mempertaruhkan segala reputasi dan kredibiltas hebatnya demi sang penipu tersebut.

Suatu hari di tahun 2004, secara tak terduga Gur Dur memilih wanita kelahiran Soppeng Sulsel maju dalam pilpres 2004. Walau terganjal urusan kesehatan namun penunjukan tsb memperlihatkan kualitasnya sebagai perempuan hebat dari tanah Bugis, dia adalah Marwah Daud Ibrahim. Gelar akademisnya lumayan mentereng, pasca sarjananya (master dan doctor) di selesaikan di Amerika. Perjalanan politiknya terbilang bagus, dia juga pernah terpilih sebagai sekum ICMI, sebuah organisasi yg sangat dibanggakan saat itu.

Saya nyaris tidak percaya wanita cerdas itu bisa diperdaya sm sang Kanjeng hingga melakukan pembelaan, di saksikan jutaan mata rakyat Indonesia. Entah kemana marwahnya sebagai wanita tangguh, bahkan menuduh polisi melakukan kriminalisasi hingga menganggap sang Kanjeng benar2 menerima karomah, ini seperti membenturkan kepala ke tembok lalu menarik pelatuk ke kepala sendiri. 

Sebelum kasus ini meledak dan memakan korban, polisi harusnya segera bertindak cepat. Kabar penipuan tsb telah lama di rillis di dunia maya setidaknya sejak 2 tahun lalu (lihat gambar). Lalu kenapa korban trus berjatuhan, salah satunyq karenq masyarakat kita ingin kaya dgn cara instan dan pintas tdk ingin berkeringat. Selain karena masih percaya dgn hal mistis yg katanya karomah, karomah dr Hongkong. Mari kembali hidup membumi dan bersikap waras.

Salam


Berziarah Ke Negeri Legenda: Kutai Kartanegara


Pulau Kumala
Sempat tertunda beberapa waktu acara Family Gathering perusahaan kami akhirnya terlaksana. Sasaran kami adalah Samarinda dan Tenggarong dari tanggal 16-17 Sepetember 2016, kurang lebih tiga jam dari kota Balikpapan. Diluar perkiraan, peserta membludak, tentu kami sangat gembira. Karena pada hakekatnya Family Gathering mengumpulkan anggota keluarga dalam sebuah kegembiraan, melepaskan sejenak rutinitas kerja, berbaur dalam nuansa kekeluargaan antara karyawan dengan anggota keluarga karyawan dan sarana memperkuat solidalitas karyawan dengan membentuk team buliding yang hebat.
Kumala "Samosir" di Tengah Mahakam
Kami meninggalkan hiruk pikuk Samarinda dengan kepadatan merayap serta senyum Mahakam yang bersahabat. Tujuan kami adalah Tenggarong, ibukota Kutai Kartanegara. Dua bus dan tiga MPV melaju dengan gesit dijalanan mulus yang menghubungkan Samarinda dan Tenggarong. Setelah 30 menit perjalanan kami akhirnya tiba di tepian Mahakam yang lain, disambut jembatan Mahakam 2 dan tatapan Lembuswana dari kejauhaan, kota Tenggarong bak putri yang terus bersolek. Legenda Lembu Swana begitu meresap dalam semangat Rakyat Kutai Kartanegara. Jembatan Mahakam 2 atau Jembatan Kutai Kartanegara pernah roboh di tahun 2011 dan berhasil dibangun kembali di tahun 2014.

Laju kami tertuju pada pulau yang berada di tengah sungai Mahakam, pulau Kumala. Pulau Kumala yang seluas 76 ha ini dibangun sejak tahun 2000. Dulunya Kumala dirancang menjadi destinasi wisata yang beragam, kami masih menjumpai sisa kejayaan wisata di pulau ini. Akses ke pulau tersebut relatif bagus, sebuah jembatan penyeberangan yaitu jembatan Repo-Repo menghubungkan Tenggarong dengan Pulau Kumala. 
Boleh jadi masa kejayaan pulau ini telah hilang, suatu yang sangat disayangkan. Sangat disayangkan beberapa spot wisata di Kumala kurang mendapat perhatian bahkan tidak beroperasi seperti Sky Tower yang bisa melihat keindahan kota Tenggarong dari menara setinggi 100 M, resort dan cottage yang terbengkalai, yang tersisa bangunan tua yang tidak terawat dan rumput yang meninggi. Kabarnya akan dibangun waterboom dan mini zoo di kawasan tersebut. Investornya sudah siap. Kita tunggu saja.


Seorang warga bertanya kepada saya "dari rombongan mana pak". "Oh kami dari perusahaan Kalla group milik pak Jk" jawab saya, "oh punya pak Jk" sahutnya, dia lantas berbisik kepada teman-temannya, sudah jarang rombongan besar datang ke tempat ini. Setelah puas mengelilingi pulau Kumala dengan merekam beberapa pose narsis, kami tinggalkan pulau Kumala siang itu dengan suhu udara sangat panas. Kalau Danau Toba punya pulau Samosir ditengah danaunya maka sungai Mahakam punya pulau Kumala. Setelah makan siang dan shalat di masjid Agung Tenggarong kami menuju museum Mulawarman. 

Lembu Swana Mitologi Yang Tetap Hidup

Museum Mulawarman merupakan istana Kesultanan Kutai Kartanegara yang dibangun kembali pada tahun 1963. Museum ini tidak jauh dari masjid agung dan berada tepat di depan sungai Mahakam. Tiba di museum, kami disambut patung Lembu Swana. Lembu Swana merupakan hewan mitologi, penampakannya unik; badan mirip kuda, bersayap seperti burung, memiliki taring layaknya harimau, belalai layaknya gajah dan bertaji dan berkukuh seperti ayam. Patung Lembu Swana di depan museum berwarna keemasan merupakan karya arsitek Burma di tahun 1900. Lembu Swana merupakan lambang Kutai Kartanegara.



Di dalam museum dijumpai banyak foto dan melodrama kehidupan Kutai dari jaman Hindu hingga zaman Islam ketika kerajaan Kutai yang merupakan kerajaan Hindu tertua di Indonesia berubah menjadi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Juga terdapat keramik yang berasal dari China, Jepang dan Thailand serta peninggalan zaman kolonial Belanda. Selain itu terdapat replika candi Borobudur dan prambanan dalam museum, entah apa maksudnya! lebih baik jika yang replika lokal Kalimantan yang dimunculkan. Selain Pulau Kumala dan Museum Mulawarman, Kutai Kartanegara masih memiliki obyek wisata alam dan sejarah yang layak di kunjungi, sayangnya waktu membatasi langkah kamu menjelajah lebih dalam tanah legenda di Borneo.


Saya kagum atas keseriusan pemerintah lokal di Kukar dan Kaltim mendesain Tenggarong dan Sekitarnya menjadi obyek wisata bernilai jual. Terutama kemasan wisata budaya dan sejarahnya mengundang decak kagum banyak pelancong. Dibandingkan dengan daerah saya di Sulawesi, sebenarnya kehebatan sejarah Kutai tidak semegah sejarah dan budaya lokal di Tanah Luwu, Mulai dari sejarah Legenda berupa kisah Lagaligo dengan alur kisah memukau hingga kisah heroik zaman kemerdekaan. Saya berharap orang-orang di kampung saya jelih melihat peluang wisata budaya dan sejarah. Dan segera mengkemasnya menjadi sebuah jualan wisata yang memikat. 

Salam




21 Mar 2015

Hasil Test d'Citizen Agency Makassar


Setelah melewati kurang lebih tiga jam tahapan test, akhirnya kami dari RO. Asuransi Takaful Keluarga (d'Citizen Agency) berhasil menjaring tiga kandidat untuk test tahapan berikutnya yaitu test Tallent Mapping dan Wawancara.



Kami sengaja memasang nilai test sebagai bagian dari transpransi dan integraitas kami dalam mencari karyawan di kantor kami. Kami hanya perantara yang menyelenggarakan test, sesungguhnya Tuhan lah yang memutuskan. Saya ucapkan terima kasih kepada partisipan yang telah datang memenuhi undangan test dari kami.  Kami mohon maaf jika ada pelayanan kami yang tidak berkenaan dihati anda.


Salam

Makassar, 21 Maret 2015

Mengembalikan Kejayaan Cahaya Bone

14203276662078002303
Armada baru (Foto:Amril Arifin)

Bagi sebuah perusahaan usia 62 tahun menandakan kematangan dan pengalaman yang hebat dalam mengarungi persaingan bisnis. Berawal dari kota kecil di jazirah Sulawesi bagian Selatan, Bone, sebuah perusahaan otobus lahir dan mewarnai zaman. Kemunculan Cahaya Bone telah memperdek jarak dan sekat di wilayah Sulawesi, menjadi petarung lintas Sulawesi sejak tahun 1952. Sayangnya diusia yang matang tersebut, laju pertumbuhan Cahaya Bone tidak secemerlang usianya.

Cahaya Bone telah lama kehilangan cahayanya, tertutupi oleh kemegahaan perusahaan otobus baru yang membawa bus mewah. Ajaibnya, ketika begitu banyak PO yang tergilas zaman seperti Edi Jaya, Mammala, Sartika, Rajawali, Garuda, Hadji Beddu Solo dan lain-lain, Cahaya Bone tetap bertahan walau cahayanya meredup.
142032773177557593

Kondisi tersebut mendorong manajemen baru bertindak cepat dengan melakukan peremajaan beberapa kendaraan dan membuka rute baru yang potensial. Optimisme dan langkah positif manajemen baru ini bagai oase ditengah gurun yang tandus. Persaingan bus yang semakin ketat ditambah ekspansi penerbangan murah (low cost carrier) yang semakin masif dan kehadiran mobil angkutan plat hitam mendorong manajemen bekerja lebih kreatif dan inovatif. Kini dengan dukungan beberapa armada baru dari kelas travel, medium bus hingga bus besar, Cahaya Bone mantap menatap persaingan.

Strategi ala Lorena

Di Indonesia sebelum munculnya penerbangan dengan label murah, jumlah bus di Indonesia mencapai 200 ribu unit, kini jumlahnya menurun menjadi 197 ribu unit. Tiada jalan lain adalah dengan mensiasati kondisi tersebut. Melawan tarif murah pesawat dengan rute yang sama adalah sebuah blunder, bagaimana pun psikologis penumpang lebih memilih pesawat yang lebih cepat. Seperti yang dilakukan PT Eka Sari Lorena Transport, satu dari dua Perusahaan otobus yang mampu listing di Bursa Efek Indonesia (BEI), salah satu caranya dengan membuka rute yang tidak dilalui oleh penerbangan murah seperti Jakarta-Lubuk Linggau.

Langkah ini sangat jitu dan terbukti mampu menarik penumpang yang tidak dijangkau pesawat. Lorena saat ini mengoperasikan sekitar 500 bus Mercedes Benz dengan empat kelas yaitu Super Eksekutif, Eksekutif, VIP, dan Bisnis yang melayani lebih dari 60 kota tujuan di seluruh Indonesia. Di bursa saham, Lorena dan Cipaganti saling kejar mengejar meraup investor baru.

1420328245419101504
Bus Lorena (foto:flickr.com)
14203279981273121768



Melangkahi Bintang Timur

Bila membaca visi Cahaya Bone yang ingin menjadi perusahaan otobus terbesar di Indonesia Timur, rumus sederhananya ialah Cahaya Bone cukup mengalahkan PO. Bintang Timur yang dianggap sebagai PO terbaik di Indonesia Timur. Jejeran bus baru yang elegan di jalan Perintis Kemerdekaan bisa menjadi referensi. Yang ditawarkan oleh Bintang Timur tiada lain bus-bus kelas atas dengan eksterior dan interior kelas wahid, jangan dulu bicara soal pelayanan, mereka jauh dari rumus pemasaran.

Jangan membayangkan melihat CS dengan pakaian rapi dengan senyum yang menggoda, boro-boro malah yang kita dapati adalah pelayan yang berpakaian seadanya, memakai sandal jepit dan tutur kata jauh dari standar memuaskan. Belum lagi bus station yang sempit kalah jauh dari milik Bintang Prima atau Manggala Trans. Tapi toh penumpang tidak mempermasalahkan itu, bagai mereka yang penting penumpang merasa nyamaan selama perjalanan dan bisa cepat sampai tujuan dengan perasaan menyenangkan. Dan dari kenyamanan penumpang tersebut, mengalir sebuah cerita dari mulut ke mulut, ini model iklan yang paling jitu dan murah.

Reposisi Cahaya Bone

Dengan dinamisnya persaiangan PO di Sulawesi Selatan maka peluang PO lain untuk menggeser posisi yang sudah mapan terbuka lebar. Pada dekade 90-an, PO Litha & CO dianggap sebagai PO terbaik, masuk dekade 2000 kemapanan Litha digoyang dengan kemunculan PO baru yang membawa bus baru berkelas Eropa seperti Marcedez Benz dan Scania. Maka munculah Bintang Prima dengan bus unggulannya “Scania” sebagai raja dijalanan. Posisi Bintang Prima sejak lama diintai pesaingnya. Sampai ketika Bintang Prima lengah muncullah Bintang Timur yang mengusung “High Class” menyalip. Dibelakang Bintang Timur dan Bintang Prima terdapat beberapa PO yang siap menggeser seperti Bintang Marwah, Piposs, Manggala Trans, Metro Permai dan Primadona, lalu dimana posisi Cahaya Bone ?
Selalu ada satu saat di masa lalu ketika pintu terbuka, dan masa depan
masuk ke dalamnya dengan leluasa.
(Deepak Chopra)
1420328106698745008

Melihat jumlah unit dan rute yang dilalui Cahaya Bone, masih butuh waktu yang lama agar menjadi raja di Indonesia timur seperti visi mereka. Rute gemuk seperti Makassar-Toraja PP atau Makassar-Palopo PP telah sejak lama dikuasai oleh PO lain. Tiada cara lain selain berani membuka rute baru di pulau Sulawesi seperti Makassar-Bulukumba PP, Barru-Toli Toli PP dimana banyak perantau Bugis Barru tinggal atau ekspansi ke luar seperti Kalimantan dan Jawa. Tentu dengan resiko yang besar, apalagi Jawa sejak lama menjadi kue yang lezat bagi pemain transportasi, mobilisasi orang di pulau ini adalah yang terbesar di Indonesia dan Asean. Di sana telah hadir pemain lama yang berpengalaman seperti Lorena, Cipaganti, Kramat Djati, Pahala Kencana, Sinar Jaya dan lain-lain.

Tidak ada peluang tanpa resiko. Sebaliknya, resiko adalah konsekuensi logis dari pilihan kita untuk menangkap setiap peluang. Ekspansi bisnis dengan unit yang mentereng serta rute yang menjanjikan adalah sebuah solusi terbaik untuk meningkatkan pendapatan. Laju Cahaya Bone ditentukan sendiri oleh orang-orangnya, mereka yang akan menentukan arah Cahaya Bone kelak. Kita tidak ingin melihat Cahaya Bone menjadi sebuah museum, nostalgia masa lalu yang dikenang karena kehadirannya pada suatu masa, tapi Cahaya Bone harus menjadi pilar dari kebanggaan transportasi orang Bugis Makassar.

Salam

7 Jan 2015

21 Okt 2014

Kaizen & Abad Indonesia

Dalam beberapa pekan terakhir suasana kantor lebih bersemangat, gaung perbaikan yang dimulai dari hal-hal kecil sedang tumbuh bak cendawan di musim hujan. Momentum tersebut berasal dari sebuah kelas training yang setiap pekan hadir di sela-sela aktivitas kerja yang padat. Setiap Rabu dan Jumat Sore kami diajari tentang konsep manajeman ala Jepang bernama Kaizen.

Lupakan sejenak tulisan keren bang Yodhia yang berjudul The Death of Samurai yang kontroversial. Secara harfiah kaizen bermakna sama dengan continuous Improvement (perbaikan berkelanjutan). Kaizen satu dari sekian beragam konsep manajemen yang coba menawarkan solusi perusahaan menjadi hebat. Selain Kaizen kita mengenal yang namanya Six Sigma atau Balanced Scoredcard. Nama terakhir cukup akrab dengan saya karena menjadi bahan skripsi sarjana.

Kaizen memulainya dari hal-hal kecil yang kadang dianggap sepele, sebuah perbaikan bertitik awal dari sekitar kita dari semua lini, dari staf hingga level manajer. Bahwa sering kali perubahan memang beranjak dari hal-hal kecil yang memiliki momentum menjadi lokomotif perubahan bila dilakukan secara tepat. Bulan Januari 1986, pesawat ulang alik Challenger meledak di atas Samudera Atlantik, menewaskan tujuh astronotnya dan membakar ratusan milyar US Dollar, hasil investigasi mengungkapkan ledakan terjadi akibat adanya goresan yang menimbulkan retak kecil sekian centimeter di salah satu badan pesawat. Percikan api tersebut berasal dari retak kecil tersebut. Ternyata hal kecil bila luput bisa membahayakan dan merugikan.

Tahukah anda siapa yang dijuluki Mr. Crack dia adalah si jenius dari Indonesia, BJ. Habibie. Yang membuat dia begitu populer di dunia karena keahliannya menghitung crack propagation on random sampai ke atom-atom pesawat terbang. Di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi, para ahli dirgantara mengenal apa yang disebut Teori Habibie, Faktor Habibie, Fungsi Habibie. Karena mampu menghitung yang kecil dan detail mengantar Habibie menjadi orang penting di dunia penerbangan.
Jangan pernah meremehkan hal-hal kecil karena momentum bisa jadi berasal dari sana, pepatah Tiongkok berkata “langkah seribu berawal dari langkah pertama” jadikan perubahan kecil sebagai langkah pertama menuju langkah seribu yang lebih besar.

Orang Jepang lewat Kaizen selalu bertolak pada asumsi perbaikan bukan inovasi karena orang Jepang benci dengan inovasi akan tetapi orang Jepang giat melakukan pengembangan produk. Masih ingat dengan kisah Walkman, ketika itu Masaru Ibuka yang gemar dengan musik klasik ingin menikmati musik favoritnya dengan praktis. Masaru lalu meminta menajer divisi untuk membuat produk yang praktis hingga lahirlah Walkman. Bitcoin, alat pembayaran dunia maya juga berasal dari Jepang dan banyak lagi produk Jepang yang lahir dari hasil riset.

Bangsa yang Menua

Penerapan Kaizen adalah menjalankan konsep PDCA (Plan-Do-Check-Action), siklus PDCA berputar terus-menerus dengan diselingi oleh SDCA (Standardize- Do-Check-Action). Sekilas bila diamati proses terlama berada di putaran Plan (rencana). Orang-orang Jepang dikenal mampu melahirkan produk yang sempurna dengan detail yang mengagumkan sampai hal-hal kecil diperhitungkan dengan seksama, imbasnya harga produk relatif mahal yang membuat produk Jepang kedodoran melawan produk nyaris sama dari Korea dan Tiongkok dengan harga yang murah.

Di produk seperti elektronik, IT, hingga produk rumah tangga lainnya pangsa pasar Jepang bertahap direbut oleh Korea, Amerika, Tiongkok maupun India. Namun hal tersebut tidak berlaku pada otomotif, lewat Toyota misalnya Jepang mampu merajai pasar otomotif dunia. Yang membedakan adalah persepsi konsumen, di elektronik dan IT misalnya produk sangat cepat berubah, apa yang canggih hari ini akan usang 2 atau 3 tahun lagi, perusahaan Apple Corporation misalnya hanya dalam beberapa tahun sudah mampu melahirkan produk iPhone 6 yang lebih canggih. Beda dengan otomotif, model minibus seperti Avanza yang populer dari tahun 2006 hingga kini masih menjadi raja di jalanan.

Namun menuduh konsep Kaizen telah usang tidak sepenuhnya benar, siklus PDCA kelihatannya membuat Jepang terkesan lamban (kecuali di otomotif) tapi sesungguhnya melambatnya industri Jepang lebih pada faktor penduduk. Negara-negara maju seperti Jepang sebagian besar penduduknya berada pada usia lanjut/tidak produktif (di atas 50 tahun). Sebutannya negara yang menua, atau an aging nation. Kondisi yang mengharuskan banyak perusahaan Jepang menarik kembali pegawai yang seharusnya sudah menikmati masa tuanya bersama cucu untuk kembali menjadi karyawan. Hal ini diperparah lagi dengan kondisi anak muda Jepang yang memilih menjadi pekerja kreatif dari pada bekerja di perusahaan manufaktur seperti elektronik, mereka menghindari proses pekerjaan mengandung 3-K, yaitu Kitanai (Kotor), Kiken (Bahaya) dan Kitsui (Berat).

Indonesia Bisa

Melihat realita tersebut, saya meyakini masa depan Kaizen ada di Indonesia. Kita punya sumber daya manusia yang berlimpah dan seperti kata Anies Baswedan bahwa kekayaan Indonesia bukan kekayaan alam tapi sumber daya manusia (SDM). Konsep Kaizen yang brillian mesti didukung oleh SDM yang hebat dan produktif. Jika menengok angka statistik Produk Domestik Bruto (PDB), Jepang yang dulu dianggap sebagai negara terhebat nomor 2 dunia kini posisinya disalip oleh Tiongkok dan India.

Dan tidak tertutup kemungkinan dalam satu dekade Indonesia bisa menyalip Jepang mahaguru Kaizen. Perusahaan nasional yang mampu menerapkan Kaizen sebaik dari negeri asalnya akan menjadi menara gading perubahan yang membawa Indonesia masuk lima besar dunia. Kita bisa belajar dari Garuda Indonesia yang menjadi salah satu maskapai terbaik di dunia.

Yang menarik adanya siklus bahwa dulu kejayaan ekonomi ada di Eropa dan Amerika, kemudian diambil alih oleh Jepang selama 2 dekade, lalu muncul bayi ajaib Tiongkok, Korea dan India yang menghentak dunia, entah berapa lama mereka berjaya? Saya yakin setelah itu masuk ke eranya Indonesia, abadnya Indonesia.

Salam