30 Sep 2016

Berziarah Ke Negeri Legenda: Kutai Kartanegara


Pulau Kumala
Sempat tertunda beberapa waktu acara Family Gathering perusahaan kami akhirnya terlaksana. Sasaran kami adalah Samarinda dan Tenggarong dari tanggal 16-17 Sepetember 2016, kurang lebih tiga jam dari kota Balikpapan. Diluar perkiraan, peserta membludak, tentu kami sangat gembira. Karena pada hakekatnya Family Gathering mengumpulkan anggota keluarga dalam sebuah kegembiraan, melepaskan sejenak rutinitas kerja, berbaur dalam nuansa kekeluargaan antara karyawan dengan anggota keluarga karyawan dan sarana memperkuat solidalitas karyawan dengan membentuk team buliding yang hebat.
Kumala "Samosir" di Tengah Mahakam
Kami meninggalkan hiruk pikuk Samarinda dengan kepadatan merayap serta senyum Mahakam yang bersahabat. Tujuan kami adalah Tenggarong, ibukota Kutai Kartanegara. Dua bus dan tiga MPV melaju dengan gesit dijalanan mulus yang menghubungkan Samarinda dan Tenggarong. Setelah 30 menit perjalanan kami akhirnya tiba di tepian Mahakam yang lain, disambut jembatan Mahakam 2 dan tatapan Lembuswana dari kejauhaan, kota Tenggarong bak putri yang terus bersolek. Legenda Lembu Swana begitu meresap dalam semangat Rakyat Kutai Kartanegara. Jembatan Mahakam 2 atau Jembatan Kutai Kartanegara pernah roboh di tahun 2011 dan berhasil dibangun kembali di tahun 2014.

Laju kami tertuju pada pulau yang berada di tengah sungai Mahakam, pulau Kumala. Pulau Kumala yang seluas 76 ha ini dibangun sejak tahun 2000. Dulunya Kumala dirancang menjadi destinasi wisata yang beragam, kami masih menjumpai sisa kejayaan wisata di pulau ini. Akses ke pulau tersebut relatif bagus, sebuah jembatan penyeberangan yaitu jembatan Repo-Repo menghubungkan Tenggarong dengan Pulau Kumala. 
Boleh jadi masa kejayaan pulau ini telah hilang, suatu yang sangat disayangkan. Sangat disayangkan beberapa spot wisata di Kumala kurang mendapat perhatian bahkan tidak beroperasi seperti Sky Tower yang bisa melihat keindahan kota Tenggarong dari menara setinggi 100 M, resort dan cottage yang terbengkalai, yang tersisa bangunan tua yang tidak terawat dan rumput yang meninggi. Kabarnya akan dibangun waterboom dan mini zoo di kawasan tersebut. Investornya sudah siap. Kita tunggu saja.


Seorang warga bertanya kepada saya "dari rombongan mana pak". "Oh kami dari perusahaan Kalla group milik pak Jk" jawab saya, "oh punya pak Jk" sahutnya, dia lantas berbisik kepada teman-temannya, sudah jarang rombongan besar datang ke tempat ini. Setelah puas mengelilingi pulau Kumala dengan merekam beberapa pose narsis, kami tinggalkan pulau Kumala siang itu dengan suhu udara sangat panas. Kalau Danau Toba punya pulau Samosir ditengah danaunya maka sungai Mahakam punya pulau Kumala. Setelah makan siang dan shalat di masjid Agung Tenggarong kami menuju museum Mulawarman. 

Lembu Swana Mitologi Yang Tetap Hidup

Museum Mulawarman merupakan istana Kesultanan Kutai Kartanegara yang dibangun kembali pada tahun 1963. Museum ini tidak jauh dari masjid agung dan berada tepat di depan sungai Mahakam. Tiba di museum, kami disambut patung Lembu Swana. Lembu Swana merupakan hewan mitologi, penampakannya unik; badan mirip kuda, bersayap seperti burung, memiliki taring layaknya harimau, belalai layaknya gajah dan bertaji dan berkukuh seperti ayam. Patung Lembu Swana di depan museum berwarna keemasan merupakan karya arsitek Burma di tahun 1900. Lembu Swana merupakan lambang Kutai Kartanegara.



Di dalam museum dijumpai banyak foto dan melodrama kehidupan Kutai dari jaman Hindu hingga zaman Islam ketika kerajaan Kutai yang merupakan kerajaan Hindu tertua di Indonesia berubah menjadi Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Juga terdapat keramik yang berasal dari China, Jepang dan Thailand serta peninggalan zaman kolonial Belanda. Selain itu terdapat replika candi Borobudur dan prambanan dalam museum, entah apa maksudnya! lebih baik jika yang replika lokal Kalimantan yang dimunculkan. Selain Pulau Kumala dan Museum Mulawarman, Kutai Kartanegara masih memiliki obyek wisata alam dan sejarah yang layak di kunjungi, sayangnya waktu membatasi langkah kamu menjelajah lebih dalam tanah legenda di Borneo.


Saya kagum atas keseriusan pemerintah lokal di Kukar dan Kaltim mendesain Tenggarong dan Sekitarnya menjadi obyek wisata bernilai jual. Terutama kemasan wisata budaya dan sejarahnya mengundang decak kagum banyak pelancong. Dibandingkan dengan daerah saya di Sulawesi, sebenarnya kehebatan sejarah Kutai tidak semegah sejarah dan budaya lokal di Tanah Luwu, Mulai dari sejarah Legenda berupa kisah Lagaligo dengan alur kisah memukau hingga kisah heroik zaman kemerdekaan. Saya berharap orang-orang di kampung saya jelih melihat peluang wisata budaya dan sejarah. Dan segera mengkemasnya menjadi sebuah jualan wisata yang memikat. 

Salam




21 Mar 2015

Hasil Test d'Citizen Agency Makassar


Setelah melewati kurang lebih tiga jam tahapan test, akhirnya kami dari RO. Asuransi Takaful Keluarga (d'Citizen Agency) berhasil menjaring tiga kandidat untuk test tahapan berikutnya yaitu test Tallent Mapping dan Wawancara.



Kami sengaja memasang nilai test sebagai bagian dari transpransi dan integraitas kami dalam mencari karyawan di kantor kami. Kami hanya perantara yang menyelenggarakan test, sesungguhnya Tuhan lah yang memutuskan. Saya ucapkan terima kasih kepada partisipan yang telah datang memenuhi undangan test dari kami.  Kami mohon maaf jika ada pelayanan kami yang tidak berkenaan dihati anda.


Salam

Makassar, 21 Maret 2015

Mengembalikan Kejayaan Cahaya Bone

14203276662078002303
Armada baru (Foto:Amril Arifin)

Bagi sebuah perusahaan usia 62 tahun menandakan kematangan dan pengalaman yang hebat dalam mengarungi persaingan bisnis. Berawal dari kota kecil di jazirah Sulawesi bagian Selatan, Bone, sebuah perusahaan otobus lahir dan mewarnai zaman. Kemunculan Cahaya Bone telah memperdek jarak dan sekat di wilayah Sulawesi, menjadi petarung lintas Sulawesi sejak tahun 1952. Sayangnya diusia yang matang tersebut, laju pertumbuhan Cahaya Bone tidak secemerlang usianya.

Cahaya Bone telah lama kehilangan cahayanya, tertutupi oleh kemegahaan perusahaan otobus baru yang membawa bus mewah. Ajaibnya, ketika begitu banyak PO yang tergilas zaman seperti Edi Jaya, Mammala, Sartika, Rajawali, Garuda, Hadji Beddu Solo dan lain-lain, Cahaya Bone tetap bertahan walau cahayanya meredup.
142032773177557593

Kondisi tersebut mendorong manajemen baru bertindak cepat dengan melakukan peremajaan beberapa kendaraan dan membuka rute baru yang potensial. Optimisme dan langkah positif manajemen baru ini bagai oase ditengah gurun yang tandus. Persaingan bus yang semakin ketat ditambah ekspansi penerbangan murah (low cost carrier) yang semakin masif dan kehadiran mobil angkutan plat hitam mendorong manajemen bekerja lebih kreatif dan inovatif. Kini dengan dukungan beberapa armada baru dari kelas travel, medium bus hingga bus besar, Cahaya Bone mantap menatap persaingan.

Strategi ala Lorena

Di Indonesia sebelum munculnya penerbangan dengan label murah, jumlah bus di Indonesia mencapai 200 ribu unit, kini jumlahnya menurun menjadi 197 ribu unit. Tiada jalan lain adalah dengan mensiasati kondisi tersebut. Melawan tarif murah pesawat dengan rute yang sama adalah sebuah blunder, bagaimana pun psikologis penumpang lebih memilih pesawat yang lebih cepat. Seperti yang dilakukan PT Eka Sari Lorena Transport, satu dari dua Perusahaan otobus yang mampu listing di Bursa Efek Indonesia (BEI), salah satu caranya dengan membuka rute yang tidak dilalui oleh penerbangan murah seperti Jakarta-Lubuk Linggau.

Langkah ini sangat jitu dan terbukti mampu menarik penumpang yang tidak dijangkau pesawat. Lorena saat ini mengoperasikan sekitar 500 bus Mercedes Benz dengan empat kelas yaitu Super Eksekutif, Eksekutif, VIP, dan Bisnis yang melayani lebih dari 60 kota tujuan di seluruh Indonesia. Di bursa saham, Lorena dan Cipaganti saling kejar mengejar meraup investor baru.

1420328245419101504
Bus Lorena (foto:flickr.com)
14203279981273121768



Melangkahi Bintang Timur

Bila membaca visi Cahaya Bone yang ingin menjadi perusahaan otobus terbesar di Indonesia Timur, rumus sederhananya ialah Cahaya Bone cukup mengalahkan PO. Bintang Timur yang dianggap sebagai PO terbaik di Indonesia Timur. Jejeran bus baru yang elegan di jalan Perintis Kemerdekaan bisa menjadi referensi. Yang ditawarkan oleh Bintang Timur tiada lain bus-bus kelas atas dengan eksterior dan interior kelas wahid, jangan dulu bicara soal pelayanan, mereka jauh dari rumus pemasaran.

Jangan membayangkan melihat CS dengan pakaian rapi dengan senyum yang menggoda, boro-boro malah yang kita dapati adalah pelayan yang berpakaian seadanya, memakai sandal jepit dan tutur kata jauh dari standar memuaskan. Belum lagi bus station yang sempit kalah jauh dari milik Bintang Prima atau Manggala Trans. Tapi toh penumpang tidak mempermasalahkan itu, bagai mereka yang penting penumpang merasa nyamaan selama perjalanan dan bisa cepat sampai tujuan dengan perasaan menyenangkan. Dan dari kenyamanan penumpang tersebut, mengalir sebuah cerita dari mulut ke mulut, ini model iklan yang paling jitu dan murah.

Reposisi Cahaya Bone

Dengan dinamisnya persaiangan PO di Sulawesi Selatan maka peluang PO lain untuk menggeser posisi yang sudah mapan terbuka lebar. Pada dekade 90-an, PO Litha & CO dianggap sebagai PO terbaik, masuk dekade 2000 kemapanan Litha digoyang dengan kemunculan PO baru yang membawa bus baru berkelas Eropa seperti Marcedez Benz dan Scania. Maka munculah Bintang Prima dengan bus unggulannya “Scania” sebagai raja dijalanan. Posisi Bintang Prima sejak lama diintai pesaingnya. Sampai ketika Bintang Prima lengah muncullah Bintang Timur yang mengusung “High Class” menyalip. Dibelakang Bintang Timur dan Bintang Prima terdapat beberapa PO yang siap menggeser seperti Bintang Marwah, Piposs, Manggala Trans, Metro Permai dan Primadona, lalu dimana posisi Cahaya Bone ?
Selalu ada satu saat di masa lalu ketika pintu terbuka, dan masa depan
masuk ke dalamnya dengan leluasa.
(Deepak Chopra)
1420328106698745008

Melihat jumlah unit dan rute yang dilalui Cahaya Bone, masih butuh waktu yang lama agar menjadi raja di Indonesia timur seperti visi mereka. Rute gemuk seperti Makassar-Toraja PP atau Makassar-Palopo PP telah sejak lama dikuasai oleh PO lain. Tiada cara lain selain berani membuka rute baru di pulau Sulawesi seperti Makassar-Bulukumba PP, Barru-Toli Toli PP dimana banyak perantau Bugis Barru tinggal atau ekspansi ke luar seperti Kalimantan dan Jawa. Tentu dengan resiko yang besar, apalagi Jawa sejak lama menjadi kue yang lezat bagi pemain transportasi, mobilisasi orang di pulau ini adalah yang terbesar di Indonesia dan Asean. Di sana telah hadir pemain lama yang berpengalaman seperti Lorena, Cipaganti, Kramat Djati, Pahala Kencana, Sinar Jaya dan lain-lain.

Tidak ada peluang tanpa resiko. Sebaliknya, resiko adalah konsekuensi logis dari pilihan kita untuk menangkap setiap peluang. Ekspansi bisnis dengan unit yang mentereng serta rute yang menjanjikan adalah sebuah solusi terbaik untuk meningkatkan pendapatan. Laju Cahaya Bone ditentukan sendiri oleh orang-orangnya, mereka yang akan menentukan arah Cahaya Bone kelak. Kita tidak ingin melihat Cahaya Bone menjadi sebuah museum, nostalgia masa lalu yang dikenang karena kehadirannya pada suatu masa, tapi Cahaya Bone harus menjadi pilar dari kebanggaan transportasi orang Bugis Makassar.

Salam

7 Jan 2015

21 Okt 2014

Kaizen & Abad Indonesia

Dalam beberapa pekan terakhir suasana kantor lebih bersemangat, gaung perbaikan yang dimulai dari hal-hal kecil sedang tumbuh bak cendawan di musim hujan. Momentum tersebut berasal dari sebuah kelas training yang setiap pekan hadir di sela-sela aktivitas kerja yang padat. Setiap Rabu dan Jumat Sore kami diajari tentang konsep manajeman ala Jepang bernama Kaizen.

Lupakan sejenak tulisan keren bang Yodhia yang berjudul The Death of Samurai yang kontroversial. Secara harfiah kaizen bermakna sama dengan continuous Improvement (perbaikan berkelanjutan). Kaizen satu dari sekian beragam konsep manajemen yang coba menawarkan solusi perusahaan menjadi hebat. Selain Kaizen kita mengenal yang namanya Six Sigma atau Balanced Scoredcard. Nama terakhir cukup akrab dengan saya karena menjadi bahan skripsi sarjana.

Kaizen memulainya dari hal-hal kecil yang kadang dianggap sepele, sebuah perbaikan bertitik awal dari sekitar kita dari semua lini, dari staf hingga level manajer. Bahwa sering kali perubahan memang beranjak dari hal-hal kecil yang memiliki momentum menjadi lokomotif perubahan bila dilakukan secara tepat. Bulan Januari 1986, pesawat ulang alik Challenger meledak di atas Samudera Atlantik, menewaskan tujuh astronotnya dan membakar ratusan milyar US Dollar, hasil investigasi mengungkapkan ledakan terjadi akibat adanya goresan yang menimbulkan retak kecil sekian centimeter di salah satu badan pesawat. Percikan api tersebut berasal dari retak kecil tersebut. Ternyata hal kecil bila luput bisa membahayakan dan merugikan.

Tahukah anda siapa yang dijuluki Mr. Crack dia adalah si jenius dari Indonesia, BJ. Habibie. Yang membuat dia begitu populer di dunia karena keahliannya menghitung crack propagation on random sampai ke atom-atom pesawat terbang. Di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi, para ahli dirgantara mengenal apa yang disebut Teori Habibie, Faktor Habibie, Fungsi Habibie. Karena mampu menghitung yang kecil dan detail mengantar Habibie menjadi orang penting di dunia penerbangan.
Jangan pernah meremehkan hal-hal kecil karena momentum bisa jadi berasal dari sana, pepatah Tiongkok berkata “langkah seribu berawal dari langkah pertama” jadikan perubahan kecil sebagai langkah pertama menuju langkah seribu yang lebih besar.

Orang Jepang lewat Kaizen selalu bertolak pada asumsi perbaikan bukan inovasi karena orang Jepang benci dengan inovasi akan tetapi orang Jepang giat melakukan pengembangan produk. Masih ingat dengan kisah Walkman, ketika itu Masaru Ibuka yang gemar dengan musik klasik ingin menikmati musik favoritnya dengan praktis. Masaru lalu meminta menajer divisi untuk membuat produk yang praktis hingga lahirlah Walkman. Bitcoin, alat pembayaran dunia maya juga berasal dari Jepang dan banyak lagi produk Jepang yang lahir dari hasil riset.

Bangsa yang Menua

Penerapan Kaizen adalah menjalankan konsep PDCA (Plan-Do-Check-Action), siklus PDCA berputar terus-menerus dengan diselingi oleh SDCA (Standardize- Do-Check-Action). Sekilas bila diamati proses terlama berada di putaran Plan (rencana). Orang-orang Jepang dikenal mampu melahirkan produk yang sempurna dengan detail yang mengagumkan sampai hal-hal kecil diperhitungkan dengan seksama, imbasnya harga produk relatif mahal yang membuat produk Jepang kedodoran melawan produk nyaris sama dari Korea dan Tiongkok dengan harga yang murah.

Di produk seperti elektronik, IT, hingga produk rumah tangga lainnya pangsa pasar Jepang bertahap direbut oleh Korea, Amerika, Tiongkok maupun India. Namun hal tersebut tidak berlaku pada otomotif, lewat Toyota misalnya Jepang mampu merajai pasar otomotif dunia. Yang membedakan adalah persepsi konsumen, di elektronik dan IT misalnya produk sangat cepat berubah, apa yang canggih hari ini akan usang 2 atau 3 tahun lagi, perusahaan Apple Corporation misalnya hanya dalam beberapa tahun sudah mampu melahirkan produk iPhone 6 yang lebih canggih. Beda dengan otomotif, model minibus seperti Avanza yang populer dari tahun 2006 hingga kini masih menjadi raja di jalanan.

Namun menuduh konsep Kaizen telah usang tidak sepenuhnya benar, siklus PDCA kelihatannya membuat Jepang terkesan lamban (kecuali di otomotif) tapi sesungguhnya melambatnya industri Jepang lebih pada faktor penduduk. Negara-negara maju seperti Jepang sebagian besar penduduknya berada pada usia lanjut/tidak produktif (di atas 50 tahun). Sebutannya negara yang menua, atau an aging nation. Kondisi yang mengharuskan banyak perusahaan Jepang menarik kembali pegawai yang seharusnya sudah menikmati masa tuanya bersama cucu untuk kembali menjadi karyawan. Hal ini diperparah lagi dengan kondisi anak muda Jepang yang memilih menjadi pekerja kreatif dari pada bekerja di perusahaan manufaktur seperti elektronik, mereka menghindari proses pekerjaan mengandung 3-K, yaitu Kitanai (Kotor), Kiken (Bahaya) dan Kitsui (Berat).

Indonesia Bisa

Melihat realita tersebut, saya meyakini masa depan Kaizen ada di Indonesia. Kita punya sumber daya manusia yang berlimpah dan seperti kata Anies Baswedan bahwa kekayaan Indonesia bukan kekayaan alam tapi sumber daya manusia (SDM). Konsep Kaizen yang brillian mesti didukung oleh SDM yang hebat dan produktif. Jika menengok angka statistik Produk Domestik Bruto (PDB), Jepang yang dulu dianggap sebagai negara terhebat nomor 2 dunia kini posisinya disalip oleh Tiongkok dan India.

Dan tidak tertutup kemungkinan dalam satu dekade Indonesia bisa menyalip Jepang mahaguru Kaizen. Perusahaan nasional yang mampu menerapkan Kaizen sebaik dari negeri asalnya akan menjadi menara gading perubahan yang membawa Indonesia masuk lima besar dunia. Kita bisa belajar dari Garuda Indonesia yang menjadi salah satu maskapai terbaik di dunia.

Yang menarik adanya siklus bahwa dulu kejayaan ekonomi ada di Eropa dan Amerika, kemudian diambil alih oleh Jepang selama 2 dekade, lalu muncul bayi ajaib Tiongkok, Korea dan India yang menghentak dunia, entah berapa lama mereka berjaya? Saya yakin setelah itu masuk ke eranya Indonesia, abadnya Indonesia.

Salam

5 Agu 2014

20 Olahragawan Muslim Terhebat di Dunia

14059916551863643021
Muhammad Ali (boxrec.com)
Tidak banyak olahragawan muslim yang mampu mengukir prestasi gemilang di dunia olahraga. Dari segelintir orang tersebut, beberapa diantaranya akan selalu dikenang oleh dunia dengan tinta emas prestasi. Dalam ajaran islam, olahraga merupakan anjuran karena Tuhan mencintai seorang muslim yang beriman lagi kuat.

Nabi Muhammad dalam salah satu sabdanya menganjurkan umatnya untuk berolahraga. Ini sekaligus menepis anggapan bahwa islam mengharamkan olahraga sehingga Negara-negara mayoritas muslim tidak memiliki prestasi bagus. Lewat olahraga seorang bisa lebih terkenal dan menghasilkan banyak uang. Sekaligus membuktikan bahwa muslim ada dimana-mana.
Saya mencatat (menurut versi saya) ada dua puluh olahragawan muslim yang layak menjadi legenda. Tolok ukur yang jadi standar saya sangat sederhana yaitu prestasi dan ketenaran serta sudah memasuki masa pensiun atau menjelang masa pensiunnya, mereka dikenal karena prestasinya dan mampu memberi inspirasi bagi umat manusia. Berikut deretan legenda olahragawan muslim terbaik:

1. MUHAMMAD ALI (USA/Tinju, 17 Januari 1942)
The Greatest sangat layak disematkan bagi petinju Amerika ini dengan gelar juara dunia kelas berat adalah prestasi hebatnya. Di luar ring, Ali adalah pejuang kemanusian. Majalah Sport Illustrated menobatkan Ali sebagai olahragawan terbaik abad 20.

2. KAREEM ABDUL JABBAR (USA/Basket, 16 April 1947)
Sampai saat ini belum ada pebasket yang mampu mengalahkan Kareem Abd. Jabbar mengoleksi 6 gelar NBA MVP (1971, 1972, 1974, 1976, 1977, 1980). Selain itu Abdul Jabbar meraih 6 gelar juara NBA bersama LA. Lakers  dan Milwaukee Bucks.

3. BERNARD HOPKINS (USA/Tinju, 15 Januari 1965)
Hopkins merupakan juara dunia tertua (49 tahun). Beberapa petinju tenar yang pernah dia kalahkan seperti Oscar De Lahoya, Felix Trinidad dan Roy Jones Jr. Hopkins mencatatkan dirinya sebagai juara dunia dibeberapa kelas yang berbeda.

14059918461772856526
Kareem Abd. Jabbar (foto:nba.com)
1405991898744926700
Bernard Hopkins (foto:vibe.com)
4. ZINEDINE ZIDANE (Prancis/Bola, 23 Juni 1972)

Karirnya sangat mentereng dengan 3 gelar pemain terbaik dunia (1998, 2000, 2003). Bersama timnas Prancis menjadi juara dunia 1998 dan Juara Eropa 2000 serta finalis Piala dunia 2006. Di level klub juga sukses bersama Juventus dan Real Madrid.

5. HAKEEM OLAJUWON (USA/Basket, 21 Januari 1963)
Pemain terbaik NBA tahun 1994, 2 kali gelar NBA (1994-1995) bersama Houston Rockets. Meraih medali emas olimpiade 1996.

1405992550440285632
Hakeem & Shaq (foto: nba.com)

6. MIKE TYSON (USA/Tinju, 30 Juni 1966)

Juara dunia kelas berat termuda (20 tahun) ini adalah salah satu petinju terbaik yang pernah dilahirkan. Gaya bertarungnya yang buas belum ada yang menandinginya. Masuk islam saat di penjara di sekitar tahun 1991-1992.

7. LILIAN THURAM (PRANCIS/Bola, 1 JANUARI 1972)
Memasukan Thuram kedalam daftar ini sedikit kontoversi terkait keislamannya. Thuram adalah anggota timnas Prancis yang sukses meraih gelar Piala Dunia 1998 dan EURO 2000. Dilevel Klub dia sukses bersama Juventus.

8. SHAQUILLE O'NEAL (USA/Basket, 6 Maret 1972)
Salah satu 50 pebasket terbaik NBA sepanjang masa. Meraih gelar NBA MVP tahun 2000. Empat kali gelar juara NBA (2000, 2001, 2002, 2006).
14059919461100677353
Marat Safin (foto: Gilasport.com)
9. MARAT SAFIN (Rusia/Tenis, 27 Januari 1980)

Marat berasal dari keluarga muslim Tartar. Pernah nangkring di nomor satu dunia (November 2000). Meraih 2 gelar grand slam yaitu: US Open (2000) dan Australian Open (2005).

10. JAHANGIR KHAN (Pakistan/Squash, 10 Desember 1963)
Juara dunia tunggal putra Squash 6 kali (1981, 1982, 1983, 1984, 1985, 1988) dan Runners-up (1986, 1991, 1993). Pemain Squash terbaik sepanjang masa. Sukses membawa Pakistan Juara dunia Squash 5 kali (1981, 1983, 1985, 1987, 1993).

11. IMRAN KHAN (Pakistan/Kriket, 25 November 1952)
Legenda Kriket dari Pakistan. Imran berhasil membawa negerinya menjadi juara dunia Kriket tahun 1992.

12. DINARA SAFINA (Rusia/Tenis, 27 April 1986)
Adik dari Marat Safin yang pernah menjuarai 12 gelar WTA dan 3 kali finalis Grand Slam France Open (2008, 2009) dan Australian Open (2009). Pernah berada di rangking 1 WTA (April 2009). Dinara mundur dari tenis di usia yang muda karena alasan kesehatan.

13. HICHAM EL GUERROUJ (Maroko/Atletik, 14 September 1974)
Meraih 2 medali emas di olimpiade Athena (1500 M dan 5000 M) dan perak (1500 M) di Sidney. Selain itu menjadi raja di kejuaraan dunia nomor 1500 M selama empat periode yaitu tahun 1997, 1999, 2001 dan 2003.

14060091421188676870
Naseem Hamed (foto:kaskus.co.id)
14. NASEEM HAMED (Inggris/Tinju, 12 Februari 1974)

Petinju flamboyan yang mengusai sabuk IBF dan WBO di kurun waktu 1997-2001. Rekor diatas ring: 37 dengan 36 menang (32 KO, 1 kalah). Gayanya yang esentrik menjadi daya tarik tinju pada masanya.

15. ABEDI PELE (Ghana/Bola, 5 November 1964)
Dengan jersey Marseille dia berhasil juara Eropa 1993 dan 2 gelar liga Prancis. Di level timnas, membawa Ghana juara Afrik 1982. Total bermain 479 kali dengan 157 gol.
14059920521252998105
Hakan Sukur (foto: uefa.com)
16. HAKAN SUKUR (Turki/Bola, 1 September 1971)
Pencetak gol tercepat piala dunia sepanjang masa (10.8 detik). Membawa Turki juara 3 di PD 2002. Selain itu sukses meraih tropi Piala UEFA 2000 bersama Galatasaray.

17. JANSER KHAN (Pakistan/Squash, 15 Juni 1969)
Juara dunia tunggal putra 8 kali (1987, 1989, 1990, 1992, 1993, 1994, 1995, 1996). Sukses berada di rangking 1 selama 10 tahun lebih.

14059921721736740785
Janser & Jahangir Khan (foto:forumpakistan.com)

18. TAUFIK HIDAYAT (Indonesia/Bulutangkis, 10 Agustus 1981)

Medali emas Olimpiade Athena 2004. Juara dunia 2005, 2 medali emas tunggal putra Asian Games (2002 dan 2006). Membawa Indonesia juara Piala Thomas (2000 dan 2002).

19. HASSAN SALIHAMIDZIC (Bosnia/Bola, 1 Januari 1977)
Mempersembahkan juara Champion Eropa bersama Bayern Munich tahun 1999. Dan 6 titel Bundesliga (1999, 2000, 2001, 2003, 2005, 2006).

20. HASSIBA BOULMERKA (Aljazair/Bola, 10 Juli 1968)
Medali emas olimpiade Barcelona 1992 (1500 M putri), Juara dunia 1991 dan 1995 (1500 M putri).

Dari deretan nama-nama diatas bisa ditarik kesimpulan bahwa umumnya umat muslim di Negara maju lebih sukses. Selain 20 olahragawan diatas, masih terdapat beberapa olahragawan muslim dengan prestasi hebat seperti Rabah Madjer, Larry Johnson, Dwight Muhammad Qawi, Hasim Rahman dll. Dan dalam 5 atau 10 tahun nanti, besar kemungkinan akan muncul legenda olahragawan muslim yang lain. Di sepakbola pemain muslim cukup menonjol dengan prestasi hebat.

Sekali lagi ini sekedar gambaran atau perbandingan dari saya tentang orang-orang islam yang sukses di olahraga. Saya yakin akan banyak perbedaan versi menurut pembaca. Saya menutup daftar orang-orang hebat dengan sebuah ayat "Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf dan melarang yang mungkar dan beriman kepada Allah..." Terbaik bukan hanya dalam hal keimanan tapi juga terbaik dalam olahraga, semoga ayat ini bisa memotivasi kita semua.

Salam




15 Jun 2014

11 Tahun Melukis Karya Untuk Negeri




Karyawan PT. Bumi Jasa Utama
Tanpa pesta yang meriah, 10 Juni 2014 dibawah udara Makassar yang basah bekas hujan siang tadi HUT ke-11 PT. Bumi Jasa Utama dihelat. HUT kali ini berjalan sangat sederhana, lokasinya bukan dikantor pusat di episentrum bisnis Kalla Group dibilangan Ratulangi, tapi di kantor cabang Makassar. Seorang penceramah sengaja didatangkan untuk memberikan nasihat spritualnya. Nilai-nilai relijius atau istilah modernnya dikenal dengan sebutan corporate spirituality diperlukan untuk membangun moralitas karyawan.

Dalam perjalanan sebelas tahun banyak karya sudah diukir dan sebaliknya ada pula luka-luka menganga yang membuat perusahaan tersakiti. Yang semuanya adalah sebuah proses menuju paripurna seperti sebuah ungkapan dari penulis Brasil Paulo Coelho “Bekas luka adalah medali yang terpatri pada tubuh, dan musuhmu akan takut pada belas-bekas luka itu sebab bekas luka itu adalah bukti pengalaman panjang dalam pertempuran” 

Sejak setahun lalu perusahaan bermatamorfosis dari sebuah rental kini merambah bisnis travel  dan logistik. Perubahan yang tentu membutuhkan tekad yang kuat, semua lini departemen mesti berani menyongsong perubahan kalau tidak digilas oleh perubahan itu sendiri. Kompetitor diluar sana juga tidak letih melakukan perubahan karena perubahan adalah energy perusahaan menjadi lebih baik. Jangan malu meniru konpetitor yang lebih dahulu mapan, jadilah seperti bulan yang mengambil cahaya dari Matahari dan dengan cahaya itu bulan menjadi indah serta mampu menerangi malam serta menjadi penuntun manusia di kegelapan malam. 

Bila menelisik dalam buku Balanced Scoredcard karya Robert S. Kaplan dan David Norton maka usia yang sebelas tahun  perusahaan ini berada pada fase Growht (tumbuh). Dalam fase ini perusahaan membutuhkan pemikir-pemkir yang mampu berkerja dan bertindak taktis melakukan perubahan. Bukan yang kuat dan cerdas yang akan memenangkan persaingan tapi mereka yang mampu beradaptasi dengan perubahan dialah pemenangnya.

Kita harus mampu beradaptasi dengan system. Kita sedang membangun system untuk semua departemen, nantinya system ini menjadi senjata ampuh menuju persaingan global. Sinergi mesti ada, ada yang berpikir, ada yang bertindak dan ada yang mengeksekusi (kerja). Jika semuanya berjalan di koridornya masing-masing maka alam semesta akan mendukung (mestakung) menjadi perusahaan sukses.

Kembali ke acara HUT BJU ke-11 yang sederhana, kesan sederhana tidak lantas menyurutkan semangat menjadi perusahaan hebat. Ada banyak contoh sebuah kesederhaaan justru mampu menjadi yang terbaik. Simplicity is the winner, bukankah pemenang di zaman sekarang bernama kesederhanaan! Google, Apple, Youtube, Kompas dan lain-lain adalah sebagian kecil contoh sebuah kesederhaaan mampu menjadi yang terbaik.

Bulan Juni ditahun 2014 penuh dengan perhelatan akbar dari sepakbola, politik hingga spiritual semuanya berbaur menjadi indah. Pemotongan tumpeng yang dimaknai ucapan syukur kepada sang pencipta dan sekaligus sebagai ungkapan kebersamaan kerakraban sesama karyawan. Didepan masih banyak riang gelombang yang akan menghalangi langkah kita, masa-masa mudah hakikatnya adalah musuh kita karena membuat kita tertidur dan malas melakukan perubahan, sedangkan masa sulit adalah kawan sejati yang memacu adrenalin kita untuk terus mencari ide-ide kreatif untuk menjadi pemenang. Jika mau bangkit, maka loncat lah dan berlari dari comfort zone.

Satu tahun dari sekarang di usia BJU ke-12 nanti, dunia bisnis nasional diramalkan akan banyak perubahan. Kurang dari enam bulan dari sekarang kita memasuki apa yang disebut sebagai AFTA (Asean Free Trade Area) atau kawasan bebas Asean yang artinya pesaing kita bukan hanya lokal Indonesia tapi juga Negara tetangga yang punya pengalaman dan pengetahuan yang hebat. Ini peluang sekaligus ancaman, namun orang optimis selalu memandang persaingan sebagai peluang. Tindakan anda hari ini menentukan hasil yang diperoleh besok.

Walau terlambat, lewat tulisan sederhana, saya mengucapkan selamat hari ulang tahun PT. Bumi Jasa Utama ke-11 jadilah perusahaan yang memberi inspirasi dan menebar rahmat bagi manusia.

Salam

13 Jun 2014

Melihat Karya JK Untuk Bangsa

Sekitar tahun 1994 dunia dibuat geger oleh buku karya Paul Ormerod judulnya The Death of Economics. Sebuah buku yang menceritakan kebobrokan system kapitalis yang gagal. Tiga tahun setelah Paul Ormerod berkicau lewat bukunya, tsunami ekonomi menghantam Negara Asia Timur dan Tenggara, termasuk Indonesia. Ketika itu pasar keungan dihantam sentiment negative. Nilai rupiah terjun bebas hingga 18.000 USD.

Banyak perusahaan tidak mampu membayar hutang hingga melakukan PHK. Terdapat 120 juta anak bangsa yang berstatus pengaguran. Narasi selama tahun 1997 hingga 1999 penuh dengan kegelapan. Awan hitam benar-benar menggantung dilangit nusantara.

Di Negara berkembang sistem kapitalis mendapat tantangan dari banyak pemimpin Eva Morales di Bolivia, Castro di Kuba, Chaves di Venezuela hingga Mahathir di Malaysia mereka menilai sistem kapitalis adalah pembunuh sistematis. Di Indonesia kita diajarkan oleh sistem ekonomi pancasila, yang sebenarnya tidak lain hanyalah sistem kapitalis yang berpakaian batik. Sistem pancasila memungkinkan uang dikuasai segelintir kelompok yang disebut konglomerat dan keluarga dekat penguasa.

Munculnya Jusuf Kalla sebagai Wapres 2004-2009 memberikan warna yang berbeda dalam ekonomi kita. JK menempatkan kepentingan nasional, membuka sekat birokrasi yang lamban dan bertindak lebih cepat dan tanggap. Terobosan dengan berbagai tindakan dan aplikasi riil dikenal dengan istilah Kallanomics. Jusuf Kalla menekankan kepada nasionalisme ekonomi dengan melibatkan pengusaha lokal dalam berbagai mega proyek pembangunan atau mengimbau penggunaan produk dalam negeri (lokal).

Ada  beberapa contoh Kallanomics yang mengubah wajah Indonesia lebih baik:

1. Pembangunan Bandara Modern. Jika anda menyempatkan datang ke Makassar, Medan atau Lombok via udara anda akan menjumpai sebuah bandara yang megah. Banyak yang tidak percaya bahwa bandara tersebut dibangun dengan otak, tangan dan modal sendiri. Tidak boleh ada orang asing begitu ucapan JK pada suatu waktu. ” Masa 60 tahun merdeka, negeri ini tidak bisa bikin bandara?” Selama pembanguan bandara tersebut tidak jarang JK turun memantau sejak desain hingga proses akhirnya. Bandara tersebut dibangun dengan desain futuristik. Banyak yang tidak percaya bahwa bandara tersebut karya anak bangsa, katanya itu terlalu keren.

2. Konversi minyak tanah ke elpiji. Kebersihan program konversi minyak tanah ke elpiji tiak lepas dari peran JK. “Kalau program konversi minyak tanah ke elpiji kita punya leader champion yakni Jusuf Kalla (JK) dimana dia memonitor program ini tiap hari, jika ada hambatan Pertamina langsung dipanggil jam 2 untuk rapat kabinet, dan terbukti ini berhasil,” kata Hanung Budya (Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina) di acara Talk Show ‘Indonesia Menuju Energi Hijau’ di Auditorium BPPT, Jakarta, Rabu (3/7/2013). Sebelum adanya konversi, langit Jakarta dipenuhi awan hitam dari sisa kompor minyak tanah, Jakarta hanya 12 hari langitnya biru dalam 365 hari, sisanya penuh polusi udara. Selama 7 tahun mampu menghemat subsidi bahan bakar sebesar Rp115,6 triliun dari 2007 hingga Maret 2014 ini dengan duit tersebut kita bisa membangun 115 stadion mega sekelas Stadion Palaran.

3. Swasembada beras. Kita terakhir swasembada beras di tahun 1985, setelah itu kita salah satu Negara importir beras terbesar didunia. Produksi beras tidak mengalami kenaikan salah satunya karena persoalan distribusi benih unggul. Pengadaan benih terhambat oleh Keppres mengenai aturan pengadaan barang pemerintah yang melebihi Rp. 50 juta harus melalui tender. Bukan JK jika tidak punya 1000 macam akal, ternyata ada celah agar benih tidak ikut tender yaitu jika harga barang diatur pemerintah dan dalam kondisi darurat. JK lantas mengumpulkan semua bupati yang sejak awal takut dituduh melanggar aturan. Bupati duduk bersama Kapolri dan Jaksa Agung yang sengaja di undang JK, mereka diberi keyakinan bahwa tindakan tersebut legal. Dengan benih tersebut Indonesia berhasil swasembada beras 2008-09. Namun sayangnya setahun kemudian setelah SBY-JK berpisah kita kembali mengimpor beras.

“Saya mengagumi orang yang berani mengambil resiko. Saya menyukai pemimpin, seseorang yang melakukan sesuatu sebelum mereka menjadi popular. Saya menemukan jenis inspirasi integritas semacam ini.”- Lawrence J. Elis (CEO-Oracle)

Sebenarnya masih banyak narasi yang inspiratif dari tindakan JK dalam mengambil keputusan strategis seperti membangun 10 juta sambungan baru air PAM, membangun 1000 tower rumah susun, berhasil melakukan renegosiasi kontrak energi atas pengelolahan blok Natuna dan blok Tangguh, Kampanye Sepatu Lokal, Pengadaan sparepart pesawat tempur F-5 dari Taiwan,  Mencetuskan ide kredit usaha rakyat (KUR), Proyel pembangkit listrik 10000 MW dan lain-lain. Khusus untuk proyek listrik 10000 MW, perusahaan JK turut andil membangun beberapa pembangkit listrik (PLTA) yang terbesar ada di Poso, perusahaan ipar JK Bosowa Energi juga ikut membangun PLTU di beberapa tempat.

Untuk urusan kemandirian bangsa, ada dua cerita menarik, pertama suatu saat dibulan Februari 2009 JK bertemu dengan Joe Biden wapres AS. Ketika bertemu JK, Joe Biden berkata “Biasanya kalau ada kepala Negara yang datang ke AS, selalu minta bantuan”. Dengan nada tegas JK membalas “Anda keliru, saya datang ke AS justru mau menanyakan apa yang bisa Indonesia bisa bantu ke AS? Bukankah Negara anda sedang krisis? Tegas JK.

Kedua, salah satu grup perusahaan JK bernama Bukaka Group berhasil memproduksi belalai gajah yang digunakan di semua bandara di dunia dan Indonesia. Belalai gajah dikenal dengan nama Garbarata (passenger boarding bridge). Garbarata salah satu karya anak bangsa yang mendunia.

Sejak awal JK tidak percaya dengan Adam Smith lewat bukunya The Wealth of Nation karena peran pemerintah yang kecil. Kallanomic bukanlah suatu mahzab ekonomi baru seperti aliran Keynesian atau Marxian. Kallanomics lebih merupakan ekonomi terapan yang cenderung lebih agresif dalam memanfaatkan peluang dan berani mengambil resiko. Tanpa keberanian ekonomi nasional akan jalan ditempat. Kallanomics memberikan penguatan kepada pengusaha menengah dan kecil yang setara dengan pengusaha atas dalam hal pemberian kredit.

Tanggal 9 Juli 2014 nanti merupakan judgemant day akan kembalinya Kallanomics jilid II. Ini periode dan kesempatan terakhir JK mengabdi di pemerintahan. Ada masa-masa nostalgia yang hilang ketika JK tidak di pemerintahan, dulu setiap Jumat JK melakukan jumpa pers, saat itu JK benar-benar menjadi media darling. Wartawan senang bisa mendapat berita terbaru.

Sungguh berbeda terjadi dengan Boediono wapres sekarang yang lebih dikenal dalam kasus Century dari pada prestasinya sebagai wapres. Tanpa JK, pemerintahan SBY seperti pesawat tanpa kemudi (autopilot). Bangsa ini membutuhkan seorang pemimpin yang tangkas, kreatif dan mampu menembus birokrasi rumit demi tujuan mensejahterakan rakyat. Suara anda menentukan masa depan bangsa kedepan.
Salam